Bandar Judi Online – Indra Sjafri Tidak Menganggap Indonesia Kalah Telak

Bandar Judi Online – Pelatih timnas U-18 Indonesia, Indra Sjafri mengakui kaget dengan kekalahan yang dihadapi timnya. Menurut bekas pelatih Bali United itu, anak asuhnya tidak bermain serapi dua kompetisi terlebih dulu. Ditambah, kuatnya lini pertahanan Vietnam jadi satu diantara aspek yang buat Egy Maulana Vikri dkk kehilangan akal untuk cetak gol.

“Ini diluar sangkaan saya. Pertahanan serta organisasi kami kurang maksimum. Terdapat banyak perubahan mendadak yang kami kerjakan. Feby Eka mendadak alami demam jadi kami mengubah gagasan bermain sebagian jam sebelumnya kompetisi, ” ungkap Indra kepada Bandar Judi Online.

Barisan belakang tim lawan memanglah tampak begitu rapat pada kompetisi itu. Sekian kali percobaan serangan yang dikerjakan Saddil Ramadhan serta Egy Maulana belum juga dapat menembus lini bertahan Vietnam.

Gagasan sepakan dari luar kotak penalti juga masih tetap belum juga menjumpai tujuan dengan baik. Keasyikan menyerang buat Indonesia terlena serta melupakan lini pertahanan. Mengakibatkan, tiga gol bersarang ke gawang Muhammad Aqil sampai akhir kompetisi.

“Pada sesi ke-2 kami telah berupaya semaksimal mungkin saja. Tetapi, anak-anak masih tetap belum juga membongkar pertahanan Vietnam yang begitu rapat, ” lanjutnya pelatih yang sempat membawa Indonesia di arena sama 2013 yang lalu itu dengan Bandar Judi Online.

Saat ini, Indonesia untuk sesaat mesti tergeser ke tempat ke-3. Pasalnya, Myanmar barusan menang besar atas Filipina hingga Win Naing Tun dkk unggul selisih gol dari Garuda Muda. Hanya satu jalan Indonesia untuk lolos dari fase group yaitu dengan menang atas Brunei di pertandingan terakhir. Dengan catatan, Myanmar tidak berhasil menaklukkan Vietnam.

Situs Judi Online – Ditaklukkan Vietnam, Egy Maulana Minta Maaf

Situs Judi Online – Gelandang timnas U-18 Indonesia, Egy Maulana Vikri mohon maaf selesai kalah dari Vietnam di pertandingan kelanjutan AFF Cup U-18 2017. Menurut pemain kelahiran Medan itu, tim lawan memperagakan permainan yang tambah baik daripada Garuda Muda.

“Mohon maaf kami tidak berhasil mencetak kemenangan hari ini. Mereka begitu pandai membaca arah permainan kami. Pertahanan mereka bagus juga, begitu rapat, ” kata Egy kepada Situs Judi Online.

Walau kalah, Egy masih tetap optimis tim Merah Putih maju ke sesi setelah itu. Ia juga akan mengerahkan kekuatan terbaiknya untuk menaklukkan Brunei di pertandingan pemilihan. Begitu, Indonesia juga akan tetaplah mempunyai keinginan lolos dari fase group.

Pasalnya, nasib Egy dkk masih tetap juga akan ditetapkan oleh kompetisi pada Myanmar melawan Vietnam. Bila Myanmar kalah serta Indonesia menang, jadi tim bimbingan Indra Sjafri juga akan melenggang ke semi final.

“Melawan Brunei di kompetisi setelah itu kami mesti menang untuk melindungi harapan maju ke semi final, ” ucap Egy di Situs Judi Online.

Kesempatan menang atas Brunei cukup besar. Negara kaya minyak itu barusan menelan kekalahan telak 0-7 dari Myanmar. Terlebih dulu, mereka juga digilas Vietnam 1-8. Hanya satu kemenangan Brunei selama ini yaitu di pertandingan perdana waktu mengandaskan Filipina 3-2. Disamping itu, catatan kemenangan paling besar di turnamen th. ini masih tetap dipegang oleh Indonesia. Hasil itu didapat waktu putra-putra paling baik ibu pertiwi menggulung Filipina 9-0 di kompetisi ke-2, minggu kemarin.